RESTORASI NEWS |MAKASSAR – Kepercayaan masyarakat terhadap SMA Katolik Cendrawasih Makassar terus meningkat. Hal tersebut terlihat dari bertambahnya jumlah peserta didik baru pada tahun ajaran ini hingga sekolah harus menambah rombongan belajar (rombel) untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat.
Peningkatan jumlah siswa tersebut dinilai tidak terlepas dari komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, transparan, dan tetap berpihak kepada masyarakat melalui penerapan sistem subsidi silang. Kebijakan ini memungkinkan peserta didik dari keluarga kurang mampu tetap memperoleh akses pendidikan yang layak.
Humas SMA Katolik Cendrawasih Makassar, Paramita, mengatakan peningkatan jumlah siswa dan penambahan rombel menjadi amanah sekaligus motivasi bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
“Peningkatan jumlah siswa dan penambahan rombel ini menjadi amanah bagi kami. Kami tetap konsisten menerapkan sistem subsidi silang agar siswa dari keluarga yang kurang mampu tetap bisa mengecap pendidikan yang layak,” ujarnya.
Dukungan Yayasan Perkuat Operasional Sekolah
Paramita menjelaskan, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh kebutuhan operasional sekolah swasta. Karena itu, sekolah mendapat dukungan dari gereja dan yayasan sebagai penyelenggara pendidikan.
Kolaborasi antara dana BOS, sistem subsidi silang, serta dukungan yayasan menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan operasional sekaligus meningkatkan mutu layanan pendidikan.
Pendidikan Karakter Jadi Keunggulan
Selain menjaga kualitas pembelajaran akademik, SMA Katolik Cendrawasih juga menjadikan pendidikan karakter sebagai salah satu keunggulan utama yang menarik minat masyarakat.
Menurut Paramita, penerapan Kurikulum Merdeka diintegrasikan dengan penanaman nilai-nilai karakter yang menjadi ciri khas yayasan, seperti disiplin, integritas, keunggulan, dan kepedulian sosial.
“Kami tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter peserta didik agar memiliki kepedulian, tanggung jawab, dan integritas yang kuat,” katanya.
Sebagai bagian dari pengembangan potensi siswa secara menyeluruh, sekolah juga tengah mempersiapkan turnamen futsal antar-sekolah yang dijadwalkan berlangsung selama dua pekan pada September mendatang.
Pihak sekolah berharap peningkatan kepercayaan masyarakat ini dapat menjadi motivasi untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif, berkualitas, serta mampu melahirkan generasi yang unggul dalam prestasi maupun karakter.
Editor : KY | Editor ; Mail
