Hukum
Farid Mamma Nilai Propam Polda Sulsel Keliru Tangani Laporan: “Kami Laporkan Penculikan, Bukan Penyidikan”
Restorasi News |Makassar – Direktur Pusat Kajian dan Advokasi Hukum (PUKAT) Sulawesi Selatan, Farid Mamma, S.H., M.H., menilai Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sulsel tidak profesional dalam menangani laporan masyarakat.
Hal itu disampaikan Farid usai menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Penanganan Dumas (SP3D) dengan Nomor B/Pam–690/IX/2025/Bidpropam tertanggal September 2025. Dalam surat tersebut, Bidpropam menyatakan tidak menemukan pelanggaran disiplin maupun kode etik Polri terkait laporan yang disampaikan Farid.
Menurut Farid, hasil tersebut menunjukkan Bidpropam keliru memahami substansi laporan yang diajukan.
“Dalam laporan kami, tidak ada yang menyinggung soal penyidikan. Yang kami laporkan adalah proses penangkapan oleh masyarakat dan oknum aparat penegak hukum (APH), bukan penyidikan,” tegas Farid Kepada awak media. Minggu (5/10/2025).
Farid menjelaskan bahwa laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penculikan, penyekapan, dan perampasan kendaraan yang diduga dilakukan oleh oknum APH bersama seorang pengacara dan masyarakat sipil.
“Pertanyaan saya, kenapa hasil tindak lanjutnya justru diarahkan ke penyidikan? Ini keluar dari poksi dan melemahkan substansi laporan kami,” ujar Advokat Senior ini.
Ia menilai sikap Bidpropam tersebut mencerminkan kurangnya profesionalitas dalam menangani laporan masyarakat kecil, seolah-olah ada keterkaitan antara pihak yang dilaporkan dengan unsur pengawas internal Polri.
“Kalau seperti ini, berarti tidak ada lagi harapan bagi masyarakat kecil untuk melapor. Ujung-ujungnya selalu ada kesinambungan antara penyidik Polrestabes, pengacara, masyarakat, dan Paminal Polda Sulsel,” kata Farid.
Tak tinggal diam, Farid menegaskan bahwa pihaknya akan mengajukan perlawanan resmi dengan menyurat langsung ke Kapolri, dan menembuskan surat tersebut kepada Irwasum Mabes Polri serta Kompolnas.
“Kami akan melayangkan surat hari ini. Kami minta agar Kapolri dan Kompolnas melakukan evaluasi atas penanganan laporan kami di Bidpropam Polda Sulsel,” ujarnya.
Meski kecewa, Farid tetap menyampaikan apresiasi kepada jajaran Propam Polda Sulsel dan berharap lembaga tersebut dapat kembali pada jati dirinya sebagai penjaga kehormatan institusi Polri.
“Terima kasih, semoga Propam tetap jaya dan benar-benar mempertahankan kebenaran yang hakiki,” tutupnya.
Laporan: tim redaksi



