Terhubung dengan kami

Hukum

“Sekolah Negeri Wajib Transparan!”

Dipublikasikan

pada


Sudah Lama Tak Transparan, Dana BOS SMA Negeri Dipertanyakan! YBH MIM: Ini Bukan Sekolah Pribadi, Ini Uang Rakyat!

Makassar, Restorasi News — Dugaan tak transparannya pengelolaan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) di SMA Negeri makin jadi sorotan publik. Sekolah yang dikenal sebagai salah satu SMA unggulan ini ternyata tidak memasang papan informasi penggunaan dana BOS, padahal itu merupakan kewajiban mutlak yang diatur dalam Permendikbud dan UU Keterbukaan Informasi Publik.

Ironisnya, kondisi ini bukan baru terjadi tahun ini, tapi sudah berlangsung lama, dan hingga kini belum ada upaya perbaikan dari pihak sekolah.


🕵️‍♂️ Media Datang Jam 11.20 — Kepala Sekolah Sudah Menghilang?

Media ini mencoba mencari jawaban langsung ke sekolah pada pukul 11.20 WITA, namun kepala sekolah tidak berada di tempat.
Seorang staf yang dijumpai menyebutkan dengan santai:

“Kalau jam segini Kepsek sudah pulang, pak. Tadi habis MPLS, langsung pulang.”Singkatnya


🔥 YBH MIM Hadi Soetrisno, SH: “Ini Uang Negara, Bukan Milik Kepala Sekolah!”

Direktur Yayasan Bantuan Hukum Masyarakat Indonesia Merdeka (YBH MIM), Hadi Soetrisno, SH, angkat bicara keras.

“Dana BOS itu uang negara! Ketika dikelola secara tertutup, tanpa papan informasi, tanpa akses publik, maka itu sudah menyalahi aturan. Ini bukan sekolah pribadi, ini lembaga publik!” tegasnya.

Hadi bahkan menyebut pola kerja kepala sekolah yang sulit ditemui dan menutup akses informasi sebagai bentuk pengabaian prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Kalau kepala sekolah jarang di tempat, lalu semua akses harus ke dia, lalu masyarakat lapor ke siapa? Ini menyalahi UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan prinsip good governance.”


💡 Sekolah Lain Lebih Terbuka: SMAN Unggulan harus transparan

Untuk diketahui, di luar Sulsel, banyak sekolah justru berlomba-lomba transparan soal dana BOS:

SMAN 9 Ambon secara rutin mengumumkan RKAS dan laporan BOS di ruang publik.

SMPN 13 Mataram menempel laporan BOS di papan pengumuman setiap bulan.

SMAN 1 Wangon, Jateng bahkan menyediakan akses laporan BOS lengkap di website sekolah yang bisa diunduh siapa saja.

“Kalau sekolah di luar Sulsel bisa terbuka, kenapa SMAN Uggulan di Makassar justru menutup diri? Ini patut dipertanyakan,” ujar Hadi.


📣 Desakan: Dinas Pendidikan Harus Bertindak!

YBH MIM mendesak Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan untuk tidak diam melihat persoalan ini.

“Ini sekolah besar, lho. Jangan sampai publik menilai dana BOS hanya dikelola segelintir orang dan tidak bisa diawasi,” kata Hadi. “Kalau perlu, audit khusus dan evaluasi jabatan!”


📌 Hingga Berita Ini Tayang…

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel belum berhasil dikonfirmasi. Awak media telah menghubungi melalui pesan dan mendatangi kantor dinas, namun belum mendapat respon resmi.

Media ini tetap membuka ruang bagi klarifikasi dari pihak sekolah maupun dinas pendidikan provinsi.

penulis:Ku | editor :Angel


Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

error: Content is protected !!