Hukum

Ketua Lembaga Bantuan Hukum Mitra Indonesia Mandiri Sulsel Sangat Geram atas Perlakuan Oknum Dosen yang Tidak Punya Etika

Dipublikasikan

pada

RESTORASINEWS.CO.ID, MAKASSAR – Ketua Lembaga Bantuan Hukum Mitra Indonesia Mandiri (LBH MIM) Sulawesi Selatan, Sutrisno Hadi, S.H yang juga praktisi hukum di Sulawesi Selatan menyatakan keprihatinan dan kemarahan yang mendalam atas insiden yang melibatkan seorang oknum dosen Universitas Islam Makassar (UIM) yang dikabarkan meludahi seorang kasir di salah satu swalayan di Makassar. Insiden ini telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat dan mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak.

Dalam pernyataannya, Sutrisno menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak hanya mencerminkan kurangnya etika dan moral, tetapi juga melecehkan profesi dosen yang seharusnya menjadi teladan dalam masyarakat. “Sebagai seorang pendidik, seharusnya dia memahami pentingnya etika dalam bersikap dan berinteraksi dengan orang lain. Apa yang dilakukan oknum dosen ini sangat tidak dapat diterima dan mencoreng nama baik dunia pendidikan,” ujar Sutrisno dihadapan awak media pada Senin (29/12/2025)

LBH MIM Sulsel menyerukan kepada pihak berwenang dan institusi terkait untuk mengambil tindakan tegas terhadap oknum dosen tersebut. “Kami mendesak agar institusi pendidikan tempat dosen tersebut bekerja segera melakukan investigasi dan memberikan sanksi yang setimpal. Ini penting untuk menjaga integritas dan martabat profesi pendidik,” tambahnya.

Selain itu, LBH MIM juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh insiden ini. “Kita harus menyikapi kejadian ini dengan kepala dingin dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang untuk menanganinya secara adil dan transparan,” kata Sutrisno

LBH MIM siap memberikan dukungan hukum dan bantuan kepada kasir yang menjadi korban dalam insiden ini. “Kami berkomitmen untuk mendampingi korban dalam proses hukum yang akan ditempuh. Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum, dan kami ada di sini untuk memastikan hal itu,” tegasnya.

Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya menjaga etika dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. LBH MIM Sulsel berharap agar kejadian serupa tidak terulang dan semua pihak dapat mengambil pelajaran berharga dari insiden ini. “Kita harus berusaha menciptakan lingkungan yang lebih baik dan saling menghormati satu sama lain,” tutup Sutrisno.

Pewarta: Ulla’ Taruna

Klik untuk komentar

Berita Terpopuler

Exit mobile version